BI-FAST Bulk Credit adalah fitur pembayaran massal: satu instruksi dapat mengirim dana ke banyak rekening penerima. Bank Indonesia menyebut contoh penggunaannya untuk pembayaran gaji, tagihan vendor, dan dividen.

Jawaban singkat Bulk Credit cocok ketika pengirim perlu membayar sedikitnya 20 transaksi dalam satu instruksi. Batas sistem BI-FAST adalah Rp250 juta untuk setiap transaksi individual di dalam kelompok itu, sedangkan biaya ke nasabah dibatasi paling tinggi Rp2.100 per transaksi individual. Ketersediaan menu dan batas operasional tetap bergantung pada bank atau peserta yang dipakai.

Ringkasan aturan

Hal yang dicek Ketentuan Bank Indonesia
Pola pembayaran Satu instruksi ke banyak penerima
Minimum isi instruksi Sedikitnya 20 transaksi
Contoh penggunaan Gaji, pembayaran vendor, dividen
Batas maksimum sistem Rp250 juta per transaksi individual
Biaya maksimum ke nasabah Rp2.100 per transaksi individual
Ketersediaan kanal Bergantung pada peserta BI-FAST

Diperiksa pada 26 Oktober 2026 berdasarkan halaman infrastruktur sistem pembayaran ritel dan siaran pers Bank Indonesia tentang pengembangan BI-FAST fase pertama tahap kedua.

Apa bedanya dengan transfer BI-FAST biasa?

Transfer BI-FAST biasa umumnya dimulai sebagai satu pembayaran ke satu penerima. Bulk Credit menyatukan banyak pembayaran dalam satu instruksi pengiriman. Setiap penerima tetap memiliki transaksi individual, sehingga batas nilai dan biaya dibaca per penerima, bukan sebagai satu batas untuk seluruh kelompok.

Contoh sederhana: perusahaan hendak membayar 40 vendor. Daftar tersebut dapat dimasukkan sebagai satu instruksi Bulk Credit jika kanal bank mendukungnya. Nilai pembayaran vendor A dan vendor B tetap dicatat sebagai transaksi yang berbeda.

Bulk Credit juga berbeda dari debit massal. Pada Bulk Credit, pengirim mendorong dana ke penerima. Untuk permintaan pembayaran atau penarikan berdasarkan persetujuan, lihat panduan Request for Payment dan Direct Debit BI-FAST.

Cara kerja Bulk Credit

Alur pada tiap bank dapat berbeda, tetapi keputusan utamanya sama:

  1. Pengirim menyiapkan daftar penerima, rekening tujuan, dan nominal masing-masing.
  2. Bank memeriksa format serta kelengkapan instruksi.
  3. Pengirim meninjau ringkasan sebelum mengesahkan pembayaran.
  4. BI-FAST memproses transaksi individual di dalam instruksi massal.
  5. Pengirim mencocokkan hasil setiap transaksi dengan daftar awal.

Jangan menganggap satu status pada kelompok selalu berarti semua penerima berhasil. Gunakan laporan hasil dari bank untuk memeriksa transaksi yang berhasil, ditolak, atau perlu diperbaiki. Nama menu, format unggahan, jam layanan operasional, dan prosedur koreksi ditetapkan oleh peserta, bukan seragam di semua aplikasi.

Untuk memahami rel pembayaran dasarnya lebih dahulu, baca panduan BI-FAST.

Biaya dan limit yang perlu dibaca dengan benar

Bank Indonesia menetapkan biaya yang dapat dibebankan kepada nasabah paling tinggi Rp2.100 per transaksi individual. Itu adalah batas maksimum, bukan janji bahwa semua bank mengenakan tarif yang sama. Peserta boleh menawarkan biaya lebih rendah sesuai kebijakannya.

Batas maksimum sistem juga berlaku per transaksi individual, yaitu Rp250 juta. Bank atau peserta dapat menetapkan limit yang lebih rendah berdasarkan kanal, profil nasabah, atau kebijakan pengendalian risiko.

Misalnya, instruksi berisi 25 pembayaran masing-masing Rp5 juta tidak dibaca sebagai satu transaksi Rp125 juta. Ia adalah 25 transaksi individual di dalam satu instruksi Bulk Credit. Sebaliknya, satu penerima dengan nominal di atas limit kanal tidak otomatis menjadi sah hanya karena total kelompok masih berada dalam batas tertentu.

Kapan fitur ini berguna?

Bulk Credit paling masuk akal ketika jumlah penerima cukup banyak dan proses rekonsiliasi manual mulai menambah risiko salah rekening, nominal, atau duplikasi. Contoh yang disebut Bank Indonesia meliputi:

  • penggajian karyawan;
  • pembayaran tagihan vendor;
  • pembagian dividen kepada banyak penerima.

Untuk kelompok kecil, transfer individual mungkin lebih sederhana. Karena ketentuan resmi menyebut sedikitnya 20 transaksi per instruksi, periksa apakah jumlah pembayaran dan kanal bank memenuhi syarat sebelum menyiapkan berkas.

Checklist sebelum mengirim

Sebelum mengesahkan instruksi, periksa:

  • nama dan nomor rekening setiap penerima;
  • nominal per transaksi, bukan hanya total kelompok;
  • kemungkinan limit yang lebih rendah di bank Anda;
  • biaya yang ditampilkan pada layar konfirmasi;
  • transaksi duplikat pada daftar;
  • siapa yang berwenang menyetujui pembayaran;
  • cara mengunduh laporan hasil untuk rekonsiliasi.

Jika perusahaan menggunakan nomor ponsel atau alamat lain sebagai pengenal rekening, pahami lebih dulu fungsi Proxy Address BI-FAST. Proxy Address tidak menghapus kebutuhan untuk memeriksa identitas penerima sebelum pembayaran disahkan.

Sumber resmi