Rekening Mandiri menjadi dormant setelah lebih dari 1.800 hari tanpa transaksi masuk, penarikan, atau cek saldo.
Jawaban singkat Sejak penyesuaian POJK 24/2025 yang berlaku bertahap mulai 5 April 2026, Mandiri membagi rekening menjadi Aktif, Tidak Aktif (lebih dari 360 hari tanpa aktivitas), dan Dormant (lebih dari 1.800 hari). Tabungan berstatus Tidak Aktif atau Dormant dikenai Rp5.000/bulan, giro Rp250.000/bulan. Mengaktifkan kembali rekening tidak dikenai biaya.
Sekilas
- Tidak Aktiftanpa aktivitas lebih dari 360 hariBank Mandiri ↗ ·
- Dormanttanpa aktivitas lebih dari 1.800 hariBank Mandiri ↗ ·
- Biaya tabungan Tidak Aktif atau DormantRp5.000/bulanBank Mandiri ↗ ·
- Biaya giro Tidak Aktif atau DormantRp250.000/bulanBank Mandiri ↗ ·
- Biaya aktivasi kembaliBebas biayaLivin’ by Mandiri ↗ ·

Status rekening Mandiri setelah POJK 24/2025
Rekening berstatus Aktif selama ada transaksi masuk, penarikan, atau pengecekan saldo. Bila aktivitas itu berhenti, statusnya berubah bertahap:
| Status | Kriteria | Biaya tabungan | Biaya giro |
|---|---|---|---|
| Tidak Aktif | Tanpa aktivitas lebih dari 360 hari (mulai hari ke-361) | Rp5.000/bulan | Rp250.000/bulan |
| Dormant | Tanpa aktivitas lebih dari 1.800 hari (mulai hari ke-1.801) | Rp5.000/bulan | Rp250.000/bulan |
Sebelum penyesuaian, Mandiri memakai status Pasif untuk rekening tanpa setoran atau penarikan selama 6 bulan. Rekening yang dulu berstatus Pasif berubah menjadi Tidak Aktif. Pembagian tiga status ini mengikuti POJK 24 Tahun 2025 ↗ yang berlaku untuk bank umum.
Biaya per produk tabungan
Tarif layanan Mandiri juga mencantumkan baris biaya rekening tidak aktif dan dormant per produk. Untuk sebagian produk, biaya itu dikaitkan dengan saldo di bawah minimum.
| Produk | Baris tarif | Biaya |
|---|---|---|
| Mandiri Tabungan Rupiah | Pinalti saldo minimum/tidak aktif dan dormant | Rp5.000 |
| Mandiri Tabungan Bisnis Rupiah | Rekening tidak aktif dan dormant | Rp25.000 |
| Mandiri Tabungan NOW | Penalti rekening tidak aktif dan dormant di bawah saldo minimum | Rp5.000 |
| Mandiri Tabungan Payroll | Rekening tidak aktif dan dormant dengan saldo di bawah minimum | Rp5.000 |
Biaya rekening Tidak Aktif dan Dormant serta penalti saldo minimum dibebankan pada akhir bulan berjalan. Biaya administrasi bulanan tabungan biasa bergeser dari akhir bulan ke awal bulan, berlaku bertahap sejak November 2026 (Bank Mandiri ↗).
Transaksi yang menjaga rekening tetap aktif
Mandiri menghitung tiga jenis aktivitas:
- cek saldo lewat Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, SMS Banking, atau cabang;
- uang masuk, termasuk setoran dan transfer masuk;
- uang keluar, misalnya transfer, pembayaran, tarik tunai, dan top up.
Transaksi otomatis dari sistem tidak dihitung: biaya administrasi rekening dan kartu, pajak, bunga, cicilan, dan penarikan otomatis. Jadi rekening yang hanya dipotong biaya admin tetap bisa berubah menjadi Tidak Aktif.
Langkah-langkah mengaktifkan lagi lewat Livin’
- Buka daftar tabungan — di aplikasi — pilih Semua Tabungan Anda, lalu pilih tabungan berstatus Tidak Aktif.
- Pilih Aktivasi Sekarang — di aplikasi — saldo minimum mengikuti jenis tabungan.
- Verifikasi wajah — di aplikasi — ambil selfie dengan wajah di dalam bingkai.
- Masukkan PIN Livin’ — di aplikasi — rekening aktif kembali setelah verifikasi berhasil.
Sumber: Bank Mandiri, Cara Aktivasi Rekening Tidak Aktif ↗ ·
Fitur ini untuk nasabah perorangan yang rekeningnya bisa menjadi sumber dana di Livin’. Rekening tanpa saldo hanya bisa diaktifkan lewat Livin’ bila tunggakan biayanya (owing) di bawah Rp10.000. Tunggakan itu adalah biaya yang menumpuk selama rekening tidak aktif, misalnya biaya admin rekening dan kartu, biaya rekening tidak aktif, dan denda saldo minimum. Selain kondisi tersebut, aktivasi dilakukan di cabang. Giro non-perorangan diaktifkan lewat cabang.
Tips Satu kali cek saldo di Livin’ sudah termasuk aktivitas yang dihitung Mandiri. Untuk rekening yang jarang dipakai, cek saldo berkala menjaga status tetap Aktif dan menghindari biaya Rp5.000/bulan.
Perhatian Saldo rekening dormant tetap tercatat milik Anda. Mandiri dapat menolak pengaktifan kembali, antara lain bila ada indikasi transaksi mencurigakan atau dokumen yang diminta tidak diberikan. Aktivasi tidak dipungut biaya, jadi abaikan pesan yang meminta transfer, kode OTP, atau PIN untuk “membuka blokir” rekening.
