Biaya admin PLN Maybank berubah mulai 1 Desember 2026: menurut pengumuman Maybank Indonesia tanggal 1 Oktober 2026, bayar listrik lewat aplikasi naik Rp500, sedangkan autodebet tagihan listrik turun Rp1.500 per transaksi.

Jawaban singkat Mulai 1 Desember 2026, bayar tagihan listrik PLN atau beli token listrik lewat aplikasi M2U ID App kena biaya admin Rp3.500/transaksi, naik dari Rp3.000. Pembayaran tagihan PLN lewat autodebet justru turun dari Rp5.000 menjadi Rp3.500/transaksi.

Yang berubah

  • SebelumnyaRp3.000/transaksi di M2U ID App, Rp5.000/transaksi lewat autodebet
  • SekarangRp3.500/transaksi di kedua kanal
  • Berlaku1 Desember 2026

Biaya admin PLN Maybank per kanal

Kanal dan transaksi Sampai 30 November 2026 Mulai 1 Desember 2026
M2U ID App, tagihan listrik (PLN Postpaid) Rp3.000 Rp3.500
M2U ID App, token listrik (PLN Prepaid) Rp3.000 Rp3.500
Autodebet, tagihan listrik (PLN Postpaid) Rp5.000 Rp3.500
M2E nasabah korporasi, tagihan, token, dan Non Tagihan Listrik Rp3.000 Rp3.500
Maybank XBill dari kartu kredit Maybank, tagihan listrik Rp5.500 Rp5.500
Sumber: Maybank Indonesia ↗ ·

Untuk nasabah perorangan, perubahan terasa di dua tempat. Pengguna M2U ID App membayar Rp500 lebih mahal per transaksi listrik, baik tagihan bulanan maupun token. Nasabah yang membayar tagihan listrik lewat autodebet membayar Rp1.500 lebih murah per transaksi. Pembayaran lewat Maybank XBill yang didebet dari kartu kredit Maybank tidak berubah.

Maybank mengumumkan perubahan ini dua bulan sebelum tanggal berlaku. Sampai 30 November 2026, tarif lama masih dipakai.

Perhatian Pengumuman perubahan biaya hanya datang dari kanal resmi Maybank. Jangan klik tautan atau mengisi formulir dari pesan yang mengatasnamakan bank soal “penyesuaian tarif”, dan jangan pernah memberikan PIN atau kode OTP kepada siapa pun.